

Taman Wisata Alam (TWA) Camplong merupakan kawasan konservasi yang dikelola oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Nusa Tenggara Timur dan terletak di Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang. Kawasan ini memiliki luas 696,60 hektare dan ditetapkan sebagai Taman Wisata Alam berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan Nomor SK.347/Menhut-II/2010. Selain berfungsi sebagai kawasan pelestarian alam, TWA Camplong juga menjadi salah satu destinasi wisata alam favorit di Pulau Timor. TWA Camplong memiliki ekosistem hutan musim dan savana yang menjadi habitat berbagai jenis flora dan fauna khas Nusa Tenggara. Kawasan ini menyimpan lebih dari 100 spesies tumbuhan serta berbagai satwa liar seperti monyet ekor panjang, biawak Timor, ular sanca Timor, burung raja udang, dan beragam jenis burung lainnya. Selain nilai keanekaragaman hayati, kawasan ini juga berperan penting sebagai daerah resapan air yang memasok kebutuhan air bersih bagi masyarakat sekitar. Daya tarik utama TWA Camplong meliputi mata air Oenaek yang jernih, kolam pemandian alami, gua alam, camping ground, serta kawasan hutan yang sejuk dan mudah dijangkau karena berada di jalur nasional Kupang–Soe. Lokasinya yang hanya berjarak sekitar 45 kilometer dari Kota Kupang menjadikan TWA Camplong sebagai destinasi wisata alam, pendidikan lingkungan, penelitian, dan rekreasi keluarga yang mudah diakses oleh wisatawan. Sebagai kawasan konservasi, pengelolaan TWA Camplong mengedepankan prinsip pelestarian ekosistem, pemanfaatan wisata alam yang berkelanjutan, serta pemberdayaan masyarakat. Melalui pengelolaan yang kolaboratif, kawasan ini diharapkan terus menjadi penyangga kehidupan, menjaga keberlangsungan sumber daya air, sekaligus memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan pendidikan bagi masyarakat serta generasi mendatang
📍 Ketuk 2 kali untuk buka di Maps